+62 811-258-168 noto.djogja@gmail.com

Ketika membicarakan hutan pinus yang berada di dataran tinggi sekitaran Jogja, mungkin yang ada dalam pikiran Anda yaitu Hutan Pinus Mangunan yang sudah lama eksis atau mungkin Hutan Pinus di Puncak Becici, yang sempat dikunjugi oleh Barack Obama ketika melawat ke Indonesia.

Tapi ternyata kejutan masih ada. Selain kedua hutan pinus yang sudah terkenal itu, Jogja masih menyimpan beberapa hutan pinus yang tak kalah indahnya. Salah satunya adalah Hutan Pinus Pengger Bantul.

Seperti layaknya hutan pinus yang tumbuh di dataran tinggi, suasana sejuk asri dan alami disertai dengan harum aroma getah pinus adalah suasana yang akan menyapa pengunjung. Di area hutan, pengunjung bisa berkeliling dengan jalan kaki melalui jalan-jalan setapak yang dibangun melalui rindangnya pohon pinus. 

Pohon pinus yang rapat dan tinggi memberikan suasana teduh dan sejuk, bahkan kadang suasana remang di beberapa tempat. Kontur medan di hutan pinus pengger dlinggo ini, relatif mirip dengan kontur area di Puncak Becici yang berbukit-bukit dan bergelombang. Untuk memasuki area hutan pengunjung diajak berjalan berjalan kaki melewati anak tangga yang terbuat dari tanah.

Memperhatikan banyaknya kesempatan jalan kaki di area hutan ini, bagi pengunjung sebaiknya menggunakan alas kaki yang nyaman. Sneaker adalah pilihan yang tepat. Sedangkan high heels bukanlah pilihan yang bijak untuk berwisata ke Hutan Pinus Pengger Bantul.

Spot Foto Menarik Hutan Pinus Pengger

Spot Foto Tangan Raksasa Hutan Pinus Pengger, sumber ig tantri.mwr
Spot Foto Tangan Raksasa Hutan Pinus Pengger, sumber ig @tantri.mwr

Hutan Pinus Pengger ini bisa dibilang mengikuti jejak keberhasilan pendahulunya yaitu Hutan Pinus Asri, yang juga berada dalam satu kawasan di daerah Dlingo. Kreativitas masyarakat lokal dalam mengelola hutan pinus ini menjadi objek kunjungan wisata pun berhasil baik. Pengelola pun sadar, kalau Hutan Pengger harus memiliki faktor pembeda dengan objek sejenis lainnya.

Untuk menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, pengelola berkreasi dengan kreativitas seninya. Pembeda tersebut berupa terpasangnya berbagai instalasi seni beraneka bentuk yang disusun dari ranting pohon yang sudah kering.

Di antara instalasi seni itu, yang paling iconic adalah instalasi seni berupa tangan raksasa yang sekaligus menjadi gardu pandang. Tangan raksasa ini berlatarkan pemandangan indah panorama Kota Yogyakarta yang sekaligus menjadi spot untuk berfoto bagi wisatawan yang berkunjung di Hutan Pinus Pengger.

Bukan hanya spot tangan raksasa saja yang menghiasi hutan pinus ini, melainkan terdapat beberapa instalasi seni beragam bentuk. Mulai dari sapu terbang raksasa, sangkar burung dan ada juga yang berbentuk setengah lingkaran menyerupai gapura. 

Di setiap spot foto itu terkandung makna yang berbeda-beda, sesuai bentuk masing-masing yang diberikan oleh sang seniman. Keanekaragaman spot foto Jogja ini menjadi daya tarik spesial bagi pengunjung di objek wisata ini.

Selain instalasi seni di hutan pinus ini terdapat gardu pandang untuk menikmati indahnya pemandangan perbukitan hingga panorama Kota Yogyakarta. Pengunjung juga bisa menyewa sebuah hammock atau tempat tidur gantung untuk diikatkan pada pohon pinus dan digunakan untuk tidur santai. Sensasinya bagaikan mengambang di udara.

Pinus Pengger, sumber ig ranidaputri
Pinus Pengger, sumber ig @ranidaputri

Jika Anda ingin sensasi yang lebih menantang, Anda bisa menyewa hammock bersama teman-teman seperjalanan dan menyusunnya bertingkat membuat hammock tower sesuai jumlah rombongan. Makin banyak peserta, tentunya semakin tinggi pula hammock tower Anda. Pastinya semakin indah foto yang bisa dibuat dan dipajang di media sosial.

Suasana Malam Hari

Saat malam tiba, wisatawan bisa menyaksikan kerlip lampu kota Jogja dari tempat ini. Pengelola wisata hutan ini kembali mengandalkan spot foto tangan raksasa sebagai icon spot foto di malam hari. Pada malam hari jari tangan raksasa tersebut akan menyala, sehingga membuat keindahan foto yang dihasilkan berlipat-lipat.

Dari objek foto tangan raksasa tersebut, Anda bisa melihat gemerlapnya lampu kota Jogja yang bisa dijadikan sebagai background foto. Tidak berlebihan jika dikatakan suasana hutan ini di malam hari bisa dikatakan sangat syahdu.

Spot foto lain, juga tak kalah ketika digunakan pada malam hari. Salah satunya spot Rumah Indian. Foto dengan latarbelakang lanscape kota Jogja di malam hari memberikan suasana yang indah dan mempesona pada foto yang dihasilkan.

Hutan pinus Jogja ini juga sangat recommended untuk menikmati sunset pada sore hari dikarenakan tidak akan terhalang oleh apapun. Jadi, Anda bisa puas menikmati keindahan sunset di Hutan Pinus Pengger.

Fasilitas Penunjang

Fasilitas penunjang rekreasi di hutan ini sudah cukup lengkap guna mendukung kenyamanan para pengunjung yang ingin mengunjungi objek wisata ini. Di area wisata ini sudah tersedia fasilitas berupa Mushola, Food court atau pusat kuliner, tempat parkir dan toilet.

Fasilitas yang membuat tempat ini khas dibandingkan tempat lain adalah spot selfie yang mengakomodasi aktivitas ber-medsos, seperti Tangan Raksasa, rumah pohon, jembatan kayu dan yang terbaru yaitu rumah piramid ala Indian yang unik. 

Pinus Pengger, sumber ig nyonyahcetar
Pinus Pengger, sumber ig @nyonyahcetar

Letak spot selfie yang cukup tinggi, selain dapat berfoto sekaligus bisa mengamati pemandangan hijau yang luas, yang pastinya memanjakan mata Anda. Fasilitas lain yang tersedia di antaranya area camping, jalur trecking, area permainan berupa ayunan, warung dan tempat istirahat seperti gazebo.

Lokasi dan Rute Menuju Hutan Pinus Pengger

Lokasi Hutan Pinus Pengger ini berada di bagian paling utara Kecamatan Dlinggo. Tepatnya berbatasan dengan wilayah Kecamatan Pathuk Gunung Kidul. Meski demikian masih masuk dalam wilayah Kecamatan Dlingo. Jarak dari pusat Kota Yogyakarta hanyalah sekitar 24 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih satu jam.

Untuk mengunjungi objek wisata Hutan Pinus ini, jika Anda mulai dari kota Jogja, ambil jalan menuju ke jalan Wonosari untuk menuju ke bukit bintang. Saat Anda sampai di perempatan Koramil Pathuk, ambil arah menuju ke Dlingo yang jaraknya sekitar 4,5 km. Dengan mengkuti jalan tersebut, Anda nanti akan sampai di Hutan Pinus Pengger Dlingo.

Nama : Hutan Pinus Pengger
Lokasi : Jl. Dlingo-Patuk, Pantirejo, Terong, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783
Peta : https://goo.gl/maps/8NPLqn2ukPjgw8S48

Demikianlah ulasan mengenai wisata hutan pinus pengger yang merupakan wisata alam indah yang sayang untuk Anda lewatkan. Banyak hal yang bisa Anda nikmati saat berjalan-jalan ke hutan pinus ini. Semoga informasi ini bermanfaat.