+62 811-258-168 noto.djogja@gmail.com

Air Terjun Sri Gethuk merupakan salah satu diantara beberapa obyek wisata air terjun yang terdapat di Jogja. Ya, ternyata Jogja memiliki beberapa bukan hanya satu spot wisata alam jenis ini untuk dikunjungi. Bukan hanya wisata Kotanya, tetapai juga wisata alamnya memiliki pesona tersendiri.

Uniknya, di Jogja terdapat spot-spot wisata yang dekat dengan budaya dan tradisi penduduk setempat. Sehingga saat dikunjungi, para wisatawan akan bisa mengenal lebih dekat penduduk, budaya dan kebiasaan unik di Jogja.

Tidak terkecuali dengan spot wisata ini. Sri Gethuk adalah salah satu obyek wisata yang bukan hanya menarik karena keindahannya, tetapi juga terdapat keunikan tersendiri dari asal-usulnya. Asal-usul suatu obyek wisata di Jogja memang menjadi salah satu nilai tawar keindahan wisata Jogja.

Air Terjun Sri Gethuk, sumber ig fata_sanjaya99
Air Terjun Sri Gethuk, sumber ig @fata_sanjaya99

Di lihat dari namanya, Sri Gethuk, spot wisata ini memiliki cerita dari penduduk setempat. Konon, saat malam hari sering terdengar bunyi gamelan di sekitar lokasi yang berasal dari tempat yang tidak diketahui.

Karena itu, penduduk mempercayai bahwa ada jin yang berada di sekitar obyek wisata ini yang suka mendengar bunyi gamelan. Bunyi gamelan ini yang paling dominan adalah suara ketukan yang menghasilkan irama tersendiri. Ketukan inilah yang kemudian menjadi asal-usul nama Sri Gethuk.

Lokasi dan Rute Menuju Obyek Wisata

Air terjun yang satu ini terletak di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi ini berjarak kurang lebih 38 km dari Kota Jogja. Anda dapat menempuhnya dalam waktu kurang lebih 1 jam lebih 30 menit.

Bagi Anda yang berniat mengunjungi air terjun ini, sebaiknya mencari rute perjalanan terbaik dan terefektif. Rute perjalanan yang direkomendasikan adalah dari titik nol Kota Jogja ke arah timur masuk ke Jalan Ring Road Timur, Janti. Arahkan perjalanan Anda hingga menemui papan petunjuk yang mengarah ke Wonosari. Ambil jalan ke kiri dan susuri jalur tersebut hingga sampai pada pertigaan Gading.

Pada pertigaan Gading ini, ambillah jalan ke kanan sampai menemukan papan petunjuk Air Terjun Sri Gethuk. Ambillah jalan ke kanan untuk kemudian jalan terus kurang lebih sepanjang 3 km hingga Anda sampai di loket pembayaran tiket masuk obyek wisata alam ini.

Rute alternatif yang dapat Anda ambil adalah rute melalui Jalan Pleret-Pathuk. Kekurangan rute ini adalah jalannya yang lebih berliku-liku dan naik turun cukup terjal. Salah satu tanjakan terjal yang akan dilewati jika melewati rute ini adalah Tikungan Cinomati. Tikungan Cinomati termasuk salah satu kawasan rawan kecelakaan karena kemiringan jalan yang cukup ekstrim.

Air Terjun Sri Gethuk, sumber ig aloycious04
Air Terjun Sri Gethuk, sumber ig @aloycious04

Jika Anda sudah sampai loket dan membayar, anda tinggal melanjutkan perjalan dengan jalan kaki sekitar 5 hingga 10 menit untuk sampai di lokasi air terjun. Jalan sudah diperbaiki sehingga nyaman untuk pejalan kaki.

Hal Menarik di Obyek Wisata

Air Terjun Sri Gethuk berada di dekat tiga sumber mata air. Ketiga sumber mata air itu adalah Ngumbul, Ngandong, dan Dong Pong. Ketiganya menyumbang debit air untuk air terjun ini kurang lebih 30-60 liter per detik. Debit yang besar ini membuat lokasi di bawah air terjun menjadi seperti ngarai.

Air terjun Sri Gethuk menawarkan pemandangan jatuhnya air dari ketinggian yang sangat indah. Anda juga dapat mencoba mandi dan membasahi diri di bawah air terjun yang sejuk ini. Jika Anda berani, cobalah atraksi dengan melompat dari tepian yang agak tinggi ke dalam air.

Air terjun ini jatuh dan mengalir ke sebuah sungai bernama Sungai Oya. Anda dapat menikmati indahnya pemandangan dengan menyusuri sungai ini. Ada kapal tradisional yang dapat Anda sewa untuk sekedar menyusuri indahnya sensasi perjalanan di Sungai Oya. Anda yang tidak ingin naik kapal, dapat menyusurinya dengan berjalan kaki.

Sungai Oya memiliki kedalaman sekitar 5 meter. Anda yang hobi dan mau berenang dapat mencoba kesegaran air di sungai ini. Anda yang tidak dapat berenang bolehlah menyewa pelampung yang banyak disewakan untuk pengunjung. Alirannya tidak terlalu deras sehingga tetap aman untuk mandi atau berenang.

Air Terjun Sri Gethuk, sumber ig photojogja
Air Terjun Sri Gethuk, sumber ig @photojogja

Air Terjun Sri Gethuk merupakan satu paket wisata dengan Goa Rancang Kencono. Anda bisa mencoba mengeksplorasi lokasi yang lokasinya tidak terlalu jauh dari air terjun. Untuk lebih mengetahui informasinya, bisa berkonsultasi pada layanan rental kendaraan wisata Jogja.

Fasilitas yang Disediakan

Air terjun ini terkelola dengan baik sehingga memiliki banyak fasilitas yang memadai dan memudahkan pengunjung. Fasilitas yang dapat Anda peroleh antara lain area parkir, kamar mandi, mushola, warung makan, area pemancingan, penyewaan pelampung/ban, kapal rakit tradisional, shuttle untuk perjalanan pulang pergi, dan lain-lain.

Biaya Masuk Air Terjun Sri Gethuk

Biaya masuk atau retribusi tempat ini sebesar Rp15.000 sudah termasuk dua tujuan wisata (air terjun dan Goa Rancang Kencono). Jika Anda berencana pergi dan pulang menggunakan shuttle akan dikenalan biaya sekitar Rp10.000. Biaya naik kapal tradisional sebesar Rp10.000 untuk pergi-pulang, sedangkan penyewaan ban berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000.

Untuk saran waktu kunjungan adalah pada hari biasa selain hari libur atau weekend. Karena tentu saja tempat ini akan ramai. Air terjun ini buka mulai sejak pagi hingga sore hari. Menjelang magrib lokasi wisata sepi dan seluruh fasilitas biasanya akan ditutup.

Nama : Air Terjun Sri Gethuk
Lokasi : Mungguran II, Bleberan, Kec. Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta
Peta : https://goo.gl/maps/Sz91XvJRHw8C6HK49

Itu dia berbagai ulasan menarik tentang salah satu obyek wisata alam di Jogja. Simak berbagai informasi tentang spot wisata alam air terjun lainnya di Jogja bersama jogjacar.com dan nantikan update terbarunya.