+62 811-258-168 noto.djogja@gmail.com

Dengan semakin berkembangnya pergerakan ekonomi, menuntut setiap orang untuk selalu bertahan dengan cara apapun selama tidak merugikan orang lain. salah satu hal tersebut adalah berkembangnya jenis bisnis bisnis tertentu untuk bersaing dalam perekonomian. Dalam proses yang boleh dikata tidak mudah ini, akan membuat anda menjadi terbiasa dan terbentuklah mental pengusaha yang berkualitas.

Pada pembahasan kali ini kita akan memaparkan tentang kegiatan usaha homestay untuk penginapan. Setiap dari anda tentu banyak yang menginginkan usaha yang menjanjikan ini namun terkadang terkendala di budget karena dalam prosesnya pembuatan penginapan membutuhkan modal yang tidak sedikit apalagi di masa masa sulit seperti sekarang ini.

Bagi anda yang memiliki rumah lebih dari satu dan bingung karena tidak dimanfaatkan secara optimal, maka anda dapat memanfaatkannya sebagai homestay yang tentu akan menjadikan ladang penghasilan. Selanjutnya dalam mewujudkan hal tersebut anda harus memiliki pengetahuan lebih tentang cara atau tips mengubah rumah menjadi homestay. Oleh karena itu, berikut kami berikan tipsnya untuk anda:

1. Siapkan Modal Untuk Renovasi

Setiap kebutuhan rumah hunian tentunya memiliki banyak perbedaan dengan kebutuhan yang diperlukan untuk penginapan. Oleh karena itu perlu adanya renovasi untuk mendukung keperluan tersebut sehingga dapat dimanfaatkan sebagai home stay. Dengan dilakukan hal tersebut diatas juga dapat membuat konsep dari homestay yang sebelumnya adalah rumah menjadi penginapan yang indah.

Menyiapkan Modal Untuk Renovasi, Sumber: Unsplash/@mufidpwt

Dalam proses renovasi yang dilakukan anda tetap harus mengeluarkan uang dari kantong, meski tak begitu banyak. Akan ada sedikit perubahan dan perbaikan fasilitas yang ada dalam rumah, seperti perubahan toilet yang modern yaitu closet duduk kamar yang menggunakan kasur yang lebih tebal, cat tembok yang lebih cerah, dan lain sebagainya.

2. Lakukan Perizinan Ke Pihak Berwenang

Perizinan merupakan hal dasar yang perlu dilakukan oleh setiap badan usaha seperti menjalankan sebuah bisnis homestay. seperti halnya rumah subsidi Serang yang membutuhkan perizinan dalam pendiriannya, bisnis penginapan juga begitu. satu usaha baik itu badan hukum (CV, PT, Koperasi) maupun perorangan berjalan wajib mengurus izin gangguan atau disebut HO (Hinder Ordonantie).

Perizinan ini sendiri biasanya dilakukan ke Kantor Dinas Perizinan dimana usaha akan dijalankan. Untuk menjalankan usaha, selain izin gangguan, Anda juga diwajibkan memiliki izin operasional. Untuk pendirian usaha homestay, izin operasional berupa tanda daftar usaha pariwisata (TDUP). Sebab homestay termasuk dalam usaha yang bergerak di bidang pariwisata.

3. Maksimalkan Ruang

Penggunaan ruangan yang jarang digunakan saat masih digunakan sebagai tempat hunian, perlu dimanfaatkan secara optimal agar dapat ditempatkan beberapa furniture yang diperlukan dalam penginapan. Beberapa furniture fungsional sebagai ruang istirahat, bersantai atau bahkan semacam lobi penerima tamu, akan sangat memiliki banyak manfaat buat tamu tamu anda.

Maksimalkan Ruang, Sumber: Unsplash/@heyphotoshoot

Salah satu cara atau tips memilih penginapan murah, dapat anda lihat cara seorang owner dalam memanfaatkan ruangan penginapannya. Semakin kreatif seorang dalam mendesain ruangan menjadi lebih optimal, akan berdampak juga pada tariff yang ditawarkan kepada para pelanggan.

4. Ubahlah Kamar dan Fasilitas

Yang paling penting pada poin ini adalah fasilitas dalam kamar perlu dibedakan dengan saat digunakan sebagai tempat hunian pribadi. Sebagai pemilik rumah, Anda harus memastikan bahwa fasilitas dasar seperti tempat tidur, kasur, bed cover, hingga sarung bantal dan selimut, harus bersih dan rapi yang tersedia dalam kamar tersebut. Selain itu juga, anda perlu juga menyediakan perlengkapan mandi untuk setiap kamar.

5. Jagalah Privasi Tamu

Saat sedang mengelola tempat penginapan, hal terpenting yang perlu diingat adalah horamatilah privasi tamu tamu anda. Karena siapapun itu akan merasa tidak nyaman jika tempat yang mereka sewa dimasukin begitu saja tanpa permisi.

Buatlah mereka aman dan nyaman saat sedang berada di home stay anda. Contoh kecilnya seperti memastikan kunci kamar mereka dapat berfungsi dengan baik, tidak memasuki kamar tanpa persetujuan walaupun penginapan tersebut milik anda, dan lain sebagainya.

6. Buatlah Perjanjian Terlebih Dahulu

Perjanjian yang dimaksud adalah pembuatan surat pernyataan hitam diatas putih antara pemilik dan tamu penginapan agar segala sesuatunya berjalan dengan lancar tanpa ada masalah sedikitpun. Biasanya ini mencakup rincian tentang fasilitas homestay Anda, termasuk syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi.

Buat Perjanjian Terdahulu Dengan Tamu, Sumber: Unsplash

7. Berikan Panduan yang Akan Diikuti oleh Tamu

Buku panduan yang dimaksud adalah segala fasilitas, hal yang tidak boleh dilakukan atau hal hal yang menjadi hak seorang tamu perlu diberikan. Seperti halnya dengan password WIFI, larangan untuk rebut berlebihan, dan lain sebagainya. Selain itu juga sebagai pemilik, anda juga perlu mencantumkan nomor telepon agar dapat dengan mudah dihubungi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

8. Mengiklankan Homestay Anda

Hal terakhir yang perlu anda lakukan adalah lakukanlah pengiklanan tentang penginapan anda. Ada banyak cara yang dapat dilakukan apalagi di zaman modern dan canggih seperti sekarang ini. Untuk periklanannya dapat dilakukan menggunakan media cetak atau bahkan media sosial perusahaan anda.

Jika anda tidak terlalu menyukai homestay sebagai tempat menginap, kami memiliki rekomendasi hotel di Jogja yang dapat anda kunjungi. Tentu dengan harga terjangkau dan dimanjakan dengan promo promo menarik lainnya. Salah satu hotel tersebut adalah hotel srikandi yang lokasinya berada dekat dengan jantung kota.