Jogjakarta terkenal sebagai kota pelajarnya. Penduduknya rata-rata berprofesi sebagai pelajar dan dengan keberadaan universitas yang jumlahnya banyak membuat Jogjakarta mendapat julukan tersebut. Namun tahukah Anda bahwa ternyata Jogjakarta terkenal dengan obyek-obyek wisatanya yang juga berjumlah banyak dan selalu ramai dikunjungi. Jenis-jenis wisata yang ditawarkan juga beragam diantaranya wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah dan jenis lainnya. Untuk Kota Jogjakarta sendiri, salah satu yang selalu ramai dan termasuk memiliki daya tarik wisata adalah Pasar Beringharjo.

Pasar Beringharjo merupakan salah satu warisan budaya Jogjakarta yang masih terjaga hingga kini. Wajarlah mengapa Jogjakarta merupakan destinasi wisata yang sungguh akrab terdengar di masyarakat. Berbagai macam wisata budaya, menunjukkan betapa terpeliharanya kultur setempat. Meskipun kemajuan jaman semakin bertambah, tetapi eksistensi wisata budaya di Jogjakarta masih tetap terjaga. Perihal eksistensi sendiri, hal itu ternyata terlihat pada eksistensi sebuah pasar legendaris di Kota Gudeg terebut.

Review Pasar Beringharjo, Jogja

Pasar Beringharjo, sumber ig @anggaprdtama
Pasar Beringharjo, sumber ig @anggaprdtama

Sebelum Anda melihat secara langsung, ada baiknya Anda mengetahui beberapa informasinya terlebih dahulu. Karena tentu saja, Pasar Beringharjo bukanlah satu-satunya lokasi wisata yang Anda kunjungi. Masih banyak lokasi wisata budaya lainnya yang saying untuk Anda lewatkan dan lokasinya juga tidak berjauhan dari Pasar Beringharjo. Nah, simak beberapa informasi terkait Pasar Beringharjo berikut ini.

1. Asal Mula Pasar Tradisonal Beringharjo

Pasar Beringharjo merupakan pasar tertua di Jogjakarta. Nama Beringharjo sendiri diambil dari kata Beringin. Hal itu karena dahulu wilayah pasar tersebut merupakan wilayah hutan beringin. Yang memiliki makna filosofis yaitu memberikan kesejahteraan. Orang yang memberikan nama pasar adalah Sri Sultan Hamengkubuwono VIII. Pasar ini berdiri tidak lama setelah berdirinya Keraton Jogjakarta pada tahun 1758. Pasar ini menjadi pusat kegiatan ekonomi pada masanya.

Kemudian setelah beratus – ratus tahun lamanya, tepatnya pada 24 Maret 1925, dibangunlah los – los pasar atas kerjasama pihak Keraton Jogjakarta dengan pihak Perusahaan Beton Hindia Belanda, yaitu Nederlansch Indisch Beton Maatschappij. Akhirnya pada akhir bulan Agustus 1925, telah terselesaikan 11 kios.

2. Struktur Bangunan

Struktur bangunan dari Pasar Beringharjo yang menjadi ciri khas adalah pada interiornya, yakni adanya perpaduan gaya kolonial Belanda dengan tradisional Jawa. Bangunan pasar ini terdiri atas dua bangunan yaitu bangunan bagian Barat dan Timur. Bangunan bagian Barat terdiri dari dua lantai sedangkan di bagian Timur terdiri dari 3 lantai. Pintu masuk utama pasar Beringharjo menghadap Jalan Malioboro dan bertuliskan aksara Jawa  dan Latin, yaitu Pasar Beringharjo.

3. Isi Pasar Beringharjo

Di dalam pasar tersebut menyediakan aneka kuliner hingga barang – barang antik pun ada. Bagi para pengunjung yang ingin mencoba wisata kuliner dapat menikmati aneka kuliner di sana, diantaranya adalah jajanan pasar yang dapat diperoleh dengan harga terjangkau. Kue Kipo, makanan khas dari Kotagede. Kue ini tergolong kue yang unik, karena proses memasaknya berbeda dari kue jaman sekarang . Kue Kipo dimasak dengan cara dibakar di atas wajan tanah liat. Cita rasa yang dihasilkannya pun berbeda dengan kue – kue dengan proses memasak dikukus.

Pada pelataran pasar, wisatawan dapat menikmati makanan tradisonal lain yang berupa sajian sayuran, namanya pecel urap. Pecel ini disajikan dengan bungkus daun pisang, yang isinya adalah macam – macam sayuran antara lain, sawi, tauge, bayam dan bumbu kacang. Sebagai pelengkapnya ditambahkan tahu atau tempe bacem.

Bagi Anda yang menyukai olahan dari bahan beras ketan, maka mendhut dan mega mendung dapat dijadikan sebagai olahan alternatifnya. Makanan ini berbentuk bulat dan berwarna merah serta hijau. Biasanya disajikan dengan kuah santan yang disiram di atasnya.

Demikianlah ulasan singkat mengenai Pasar Beringharjo di Kota Jogjakarta. Jangan ragu untuk mencoba kunjungi lokasi wisata lainnya di Jogjakarta bersama dengan fasilitas sewa mobil Jogja. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda yang berencana untuk menghabiskan waktu berliburan Anda di Jogjakarta. Jangan lupa untuk menyimak ulasan lainnya mengenai informasi dan tips-tips wisata Jogjakarta yang menarik dan informatif di halaman Jogjacar.com. Selamat menikmati wisata Anda!