Home > RENTAL MOBIL > Wisata ke Jogjakarta, di Pantai Parangtritis yang Nyaman untuk Berlibur
Paket Wisata Jogja

Wisata ke Jogjakarta, di Pantai Parangtritis yang Nyaman untuk Berlibur

Wisata ke Jogjakarta, di pantai Parangtritis yang Nyaman untuk Berlibur. Ya, mungkin tempat ini bisa menjadi jadwal liburan Anda. Jogjakarta memang memiliki beragam budaya dan daya tarik objek wisata. Salah satunya Pantai Parangtritis. Ada banyak hal menarik, indah dan berbalut mitos di pantai ini. Jadi, jika sobat berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk bertamasya ke pantai Parangtritis.

Wisata ke Jogjakarta
Wisata ke Jogjakarta

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Mungkin berkunjung pada Wisata ke Jogjakarta, di pantai Parangtritis ini adalah pilihan yang tepat untuk Anda kunjungi. Lautan liar, tebing bergerigi, bukit berpasir-pasir putih, langit membentang dengan matahari terbenam yang menakjubkan. Pantai Parangtritis, agak jauh dari selatan Jogjakarta, pastinya perlu kendaraan untuk menuju lokasi ini. Jika pemandangan yang menggelora tidak cukup. Mitos dan legenda lokal akan membuat perjalanan wisata Anda ini akan menjadi lebih seru..

Bergantung di Pantai Parangtritis

Seperti ceritanya, Sutawijaya, Sultan Mataram yang menghabiskan tiga hari tiga malam di istana berairnya, dimana dia diberi kekuatan abadi dan cintanya. Kami tidak yakin apa hasilnya, tapi dia menjadi istrinya dan berjanji pada semua keturunannya. Banyak orang Jawa percaya bahwa dialah alasan mengapa Jogjakarta tetap kuat secara politik hingga saat ini.

Dia suka membujuk perenang agar terjebak dalam kuburan berair. Dan tampaknya korban umumnya adalah pria muda tampan. Tapi siapa pun yang memakai baju berwarna hijau adalah larangan di pantai ini. Jadi, jika ingin mengunjungi Pantai Parangtritis ini, Anda perlu memperhatikan larangan – larangan apa saja yang telah dipercaya oleh warga setempat. Hal ini dimaksudkan agar perjalanan wisata Anda tetap terasa menyenangkan.

Untuk menghindari kecelakaan, kami benar-benar menghindari berenang. Laut itu berbahaya, dengan robekan dan arus ombak yang besar, bisa saja tenggelam karena hal itu tidak biasa. Jika Anda datang ke pantai ini, bisa dirasakan kehadiran sosok mistis saat hembusan angin yang tiba-tiba meninggalkan wangi – wangian yang kuat dan lama.

Letak Pantai Parangtritis

Pantai ini jauh dari sebelah barat Jogjakarta karena itu Anda membutuhkan kendaraan untuk mencapai lokasi ini. Di kota tepi pantai Pelabuhan Ratu, Jawa Barat, Samudra Beach Hotel menyimpan banyak ruangan yang dilengkapi warna hijau, dan diperuntukkan bagi ratu air ini. Mitos yang menyebarluas ini melibatkan Presiden Sukarno dan kebangkitannya yang menjadi kekuatan.

Pantai yang tidak bisa Anda gunakan untuk berenang mungkin tidak seperti tujuan wisata yang menarik. Namun perjalanan yang seru dan menyenangan, bukan hanya karena suasana desa yang hebat, tapi Anda bisa bersenang-senang dengan naik bukit pasir yang terdapat di Pantai Parangtritis.

Beberapa tempat menawarkan papan selancar untuk disewa dengan harga yang relatif murah per jam. Penduduk setempat cenderung mempekerjakan satu atau dua di antara satu kelompok. Jadi Anda mungkin ingin menyelinap masuk dan bergabung dengan mereka.

Pantai Parangtritis ini juga tempat yang sangat populer untuk olahraga hebat lainnya di Indonesia. Ada segala macam alat peraga yang dipasang di bukit pasir untuk membantu Anda mendapatkan pose paling praktis. Bahkan ada kontes foto Instagram pada Gunung Pasir pantai Parangtritis.

Wisata menarik Pantai Parangtritis

Meskipun saya menyukai Jogjakarta, saya lebih memilih daerah pedesaan. Pantai Parangtritis nampaknya merupakan cara yang baik untuk menghabiskan waktu di luar kota dan melihat Samudra Hindia. Pantai Parangtritis bukanlah pantai biasa, ini adalah wilayah yang sakral dan disucikan, wilayah milik Kanjeng Ratu Kidul atau Nyai Loro Kidul, Ratu Laut Selatan.

Setiap tahun Sultan Jogakarta mengirim persembahan di sebuah upacara di tepi pantai yang disebut “Lelabuhan” untuk menjaga agar ratu tetap bahagia. Meski begitu, legenda mengatakan bahwa mereka yang berenang, akan diambil oleh ratu atau salah satu pelayannya ke kerajaan bawah lautnya dan tidak akan pernah kembali.

Beberapa gelombang besar di pantai Parangtritis

Itu adalah perjalanan singkat yang sangat menyenangkan. Rupanya saya harus membayar tiket masuk ke Parangtritis tapi tidak ada yang menghentikan. Jadi saya bersepeda ke pedesaan kecil ini. Seringkali wisata ke Jogjakarta, di pantai Parangtritis digunakan untuk olahraga bersepeda ketika sepi pengunjung.

Sejarah Pantai Prangtritis

Menurut sejarahnya awal mula penamaan Pantai Parangtritis ini adalah saat seorang pelarian dari kerajaan Majapahit yang sampai di di daerah laut berombak besar. Dia bersemedi di tempat itu. Banyak air yang “tumaritis” atau menetes dari “parang” atau celah-celah batu karang. Ia pun lalu menamainya sebagai parangtritis, atau berarti air yang menetes dari celah batu karang.

Mitos kemudian berlanjut saat era kerajaan Mataram. Raja-raja Jawa dipercaya memiliki hubungan khusus dengan sang penguasa laut selatan yaitu Nyi Roro Kidul. Hubungan itu dipercaya berlangsung hingga sekarang.

Menurut salah satu cerita, hubungan keraton serta raja-raja Jawa dengan Nyi Roro Kidul berawal dari semedi. Panembahan Senopati, Sang pendiri Kerajaan Mataram Islam yang saat bersemedi di laut selatan bertemu dengan Nyi Roro Kidul. Terjalin hubungan cinta diantara keduanya dan Nyi Roro Kidul pun kemudian berjanji akan membantu dan terus berhubungan dengan keturunan dari Panembahan Senopati.

Satu lagi mitos yang dipercayai di pantai ini adalah larangan mengenakan baju warna hijau di sekitar wilayah Pantai Parangtritis. Warna hijau dipercaya sebagai warna kesukaan sang ratu laut selatan, dan juga merupakan warna pakaian bala tentaranya. Memakai warna hijau dipercaya bisa membuat sobat akan tergulung ombak saat berenang di pantai.

Semua merupakan mitos yang akan menimbulkan pro dan kontra. Wisatawan tidak akan mempermasalahkan hal itu, silahkan Anda menyikapi sendiri dengan bijak. Namun bagi masyarakat Jogja ada sebuah ritual upacara khusus yang disebut lelabuhan, yaitu memberi sesajen ke laut yang dilakukan setiap ulang tahun Sri Sultan sang Raja Jogja. Warga cukup antusias dengan ritual ini karena dipercaya bisa membawa kemakmuran bagi Jogjakarta.

Bagaimana fasilitas pada wisata ke Jogjakarta, di Pantai Parangtritis ini?

Untuk kesan petualangan,  Anda bisa naik motor ATV yang bisa disewa. Dan untuk yang lebih menantang lagi, kini juga ada wisata paralayang Parangtritis. Untuk yang satu ini sobat harus terlebih dahulu naik ke bukit paralayang di dekat Pantai Parangtritis.

Soal makanan Anda bisa menikmati makan di warung-warung pinggir pantai sambil menikmati gulungan ombak, telinga mendengar suaranya, dan menikmati hebusan angin di kulit. Minum es kelapa tentu menjadi pilihan di siang hari. Saat malam menikmati jagung bakar di pinggir pantai adalah hal yang bisa dilakukan sebelum tidur.

Satu hal yang perlu menjadi perhatian saat berwisata di Pantai Parangtritis adalah ombak besar dan arus bawah lautnya yang kuat. Jangan mandi terlalu jauh di pantai, ikuti instruksi penjaga pantai demi keselamatan. Tetapi jangan khawatir untuk itu keamanan pada Wisata ke Jogjakarta, di Pantai Parangtritis ini sangat terjamin.

Call Now